Curug cigentis sendiri berada di Mekarbuana, Tegalwaru, Kabupaten Karawang dan tidak
terlalu jauh dari lokasi pabrik kami waktu itu (tambun, Kabupaten bekasi).
Setelah membeli perbekalan di indomart kami meluncur. Karena sebelumnya kami
ngopi dulu, jadi setidaknya mata dan raga kami masih kuat berkendara. Sekitar
dua jam perjalanan yang saya tidak sempat dokumentasikan dengan kamera,
akhirnya kami sampai di area curug. Walau jalan menuju area ini cukup terjal
dan banyak jalanan rusak, tapi perjuangan itu terbayar setelah kami sampai di
area curug.
![]() |
Tampak perbukitan khas pegunungan, walau bukan gunung
beneran tapi setidaknya kalian bisa melatih fisik untuk mendaki disini.
|
Di curug ini kami harus lebih berjuang untuk kesana.
Motor-motor yang kami pakai tidak kuat menanjak lebih jauh lagi dan akhirnya
harus di parkirkan. Biayanya cukup murah hanya dengan Rp. 5000,- kalian bebas
menitipkan motor sampai sore. Lalu mengenai biaya masuk ke curug sendiri
sekitar Rp. 20.000,-/per-orang (harga parkir dan biaya masuk bisa berubah sewaktu-waktu).
Kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
![]() |
Tampak sekali teman-teman saya sudah hampir ga kuat berjalan lagi.
|
Sekadar peringatan, kalau kalian suka berinstagram atau
berfacebook ria. Didaerah ini sangat susah sinyal. Bahkan sinyal telkomsel saya
sama sekali nol. Saran saya lebih baik kalian abadikan saja dengan kamera, lalu
setelah turun dari daerah ini barulah kalian mengupload sepuasnya.
![]() |
Tidak cuma naik turun, tapi jalan setapaknya juga berkelok-kelok dan benar-benar menguras tenaga.
|
Untuk ukuran wisata alam, tempat ini termasuk murah
meriah dan cukup mudah di jangkau buat kalian yang tinggal di bekasi, cikampek
atau sekitarnya. Berjalan-jalan di antara pepohonan membuat pikiran kita
tenang. Terlepas dari segala beban pikiran yang selama ini menghantui kita.
![]() |
| Sepanjang perjalanan kami diiringi gemericik dari sungai kecil. |
Berarti lokasi air
terjun curug sudah semakin dekat. Kami semakin bersemangat melangkah walau agak
terhuyung-huyung karena lapar mungkin.
Sekitar lima belas menit berjalan dari area tadi, dan finally.
Sekitar lima belas menit berjalan dari area tadi, dan finally.
![]() |
| Teman saya si wahyu langsung membuka kaus dan celana jinsnya (lihat orang paling kiri), dia sudah siap basah-basahan. |
Sementara saya
dan dua orang teman saya memesan mie rebus. Sambil menunggu mie rebus matang,
kita foto-foto dulu.
![]() |
Kali ini biar saya juru fotonya, karena lagi malu didepan kamera, hihihi.
|
Lumayan lama menghabiskan waktu ditempat ini. Menikmati
gemericik air, suara jangkrik dan burung dimana mana. Rasanya saya mau
selamanya di sini, haha.
Selepas berbasah-basah ria dan makan mie rebus, kami
memutuskan untuk pulang karena waktu itu sudah menunjukan pukul empat sore. Kami
tidak mau pulang terlalu malam jadi kami segera memutuskan untuk pulang. Setelah berhasil ke tempat parkir kami langsung
bergegas pergi. Bye bye cigentis.
![]() |
Mampir sebentar untuk salat maghrib, saya diluar menjaga
motor-motor lalu sehabis mereka selesai –giliran saya salat
|
Kami sampai di rumah masing-masing sekitar jam sembilanan
karena terjebak macet di daerah tambun. Tapi untungnya besok kami libur kerja,
jadi ada waktu istirahat.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar